Minggu, 06 Mei 2012

random

Dua hari yang cukup berat. Menguras pikiran, tenaga, hati, otak... Tangis dan tawa. Tapi bukankah hidup itu memang hanya sebentar saja? Sebentar menangis, sebentar kemudian tertawa. Hanya tergantung dari mana engkau bisa memandangnya dari sudut pandang terbaik. Dan aku tahu engkau pun lelah, bahkan lebih dari yang aku rasa. Itulah sebab kenapa aku hingga sekarang tak terkeluh ketika ku dihadapkan pada satu per satu masalah. Karena aku mengenalmu. Kamu yang tak pernah mengeluh sedikitpun dengan alasan yang jauh lebih beralasan untukmu mengeluh.

Jatuh? Bangun! Ayo bangun! BANGUN! Tak ada yang perlu engkau sesali, masih ada kesempatan lain. Ini bukan kali pertama engkau dalam kondisi seperti ini bukan? Aku percaya dulu kau bisa melaluinya dengan baik. Kali ini sama saja, kau hanya diminta untuk sedikit lagi lebih bersabar, sedikit lagi lebih bersemangat. Dan kau akan bisa melampauinya dengan baik.  


Kau punya seribu alasan untuk menyerah? Maka cari seribu satu lain untuk kembali berjuang! Allah tak akan menyia-nyiakan orang baik sepertimu. Kamu sadar enggak kalo kamu orang baik? Ah, mungkin engkau perlu disadarkan untuk hal ini... Engkau  yang seringkali membuat senyum kami terkembang, engkau pula yang sering mengingatkanku untuk kembali berjuang kala ku sedikit saja terlihat tidak bersemangat. Maka yakinku Allah   pasti telah menyiapkan skenario terbaik untukmu.

Berjuanglah... Jika bukan untukmu, setidaknya untuk orang-orang yang menyayangimu. Aku salah satunya.

Jakarta, 6 Mei 2012
~ kayaknya sudah lama sekali aku tak menulis dengan air mata. dan lihatlah sekarang aku menangis. ah enggak, aku tak boleh menangis. karna kau pasti tak akan mau melihatku bersedih.